Oleh : Nila Krisna — Siswi SMK Cendika Bangsa
KEPANJEN – Arak-arakan Karnaval Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di desa Mojosari, Sabtu (13/9), terasa begitu istimewa. Bukan hanya soal perayaan, tetapi juga panggung unjuk kreasi. Di tengah ribuan peserta, kontingen SMK Cendika Bangsa tampil mencolok dengan mengusung tema “Nirmala Nusantara”, sebuah narasi visual yang menggambarkan keindahan Indonesia tanpa cela.
Sebanyak 40 siswa-siswi SMK Cendika Bangsa menampilkan dua pertunjukan yang memukau. Barisan pertama menampilkan Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) variasi yang bergerak penuh presisi. Seragam yang rapi, langkah tegap, dan formasi yang kompak menjadi bukti nyata dari kedisiplinan yang ditempa di lingkungan sekolah.
Di belakang barisan, sekelompok siswi menyajikan tarian kreasi yang mempesona. Dengan mengenakan kostum seragam mereka membawakan Tari “Bhinneka Tunggal Ika”. Tarian ini adalah sebuah pernyataan seni yang hidup, menceritakan kembali mozaik indah Indonesia.
Kepala SMK Cendika Bangsa, Abdulloh Muthi’ S.E, menyampaikan rasa bangganya terhadap partisipasi aktif para siswa. “Kami ingin menunjukkan bahwa lulusan SMK tidak hanya kompeten di bidang vokasi, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme dan kecintaan pada budaya. Kreasi ini adalah perwujudan nyata dari pendidikan holistik yang kami berikan,” ujarnya.
Aksi yang memukau dari kontingen Cendika Bangsa telah meninggalkan kesan mendalam bagi penonton karnaval. Persembahan ini menegaskan bahwa semangat kemerdekaan akan terus hidup, diwujudkan oleh generasi penerus yang menghargai warisan bangsa sambil terus berinovasi.